kunjungan obama ke indonesia

Kunjungan Barack Obama ke Indonesia Selasa 9 November 2010

ini yang tidak lebih dari 1 hari (cuma numpang lewat) tampak mendapatkan reaksi berlebihan khususnya dari Media Massa baik cetak, eletronik maupun internet. Yup, ini melanjutkan kebiasaan latah dan berlebihannya media-media di Indonesia dalam memberitakan Amerika dan presidennya terutama dari era George Bush hingga Pemilu AS dan kemenangan Obama. Keterkaitan secara histori Obama dengan Indonesia (sempitnya menteng, tempat sekolahnya dulu) menjadi benang merah lainnya yang tidak bosan-bosannya diangkat.

Ya, lebay. Terlalu berlebihan. Itulah sikap kebanyakan media massa mainstream di Indonesia (kecuali mungkin media blog/personal blog). Efeknya tentu luar biasa bagi media massa,  selain  bertujuan untuk meningkatkan tiras penjualan mereka (rating) juga tampaknya ada indikasi kepentingan dan agenda lain. Coba ingat kembali saat media di (dari) Indonesia terutama Stasiun TV berlomba-lomba dan merasa bangga ketika meliput dan mewawancari Obama langsung di AS saat pelantikannya. Perlakukan terhadap Obama dan Amerikanya tampak lebih ekslusif dibanding terhadap negara lainnya.

Dalam jurnalisme dan teori media dikenal sebuah istilah bernama agenda setting, sebuah upaya dari media massa untuk menciptakan sebuah isu yang kemudian memaksakannya menjadi isu yang seakan penting bagi khalayak. Dan dalam objek/isu Obama dan USA tampaknya agenda setting ini berhasil, banyak masyarakat yang akhirnya termakan agenda setting ini. Siapa yang diuntungkan? Amerika tentu saja yang paling diuntungkan, karena mereka menjadi penting atau dibuat penting oleh Indonesia dan ini tentu kemudian menguntungkan secara politik dan daya tawar Amerika terhadap Indonesia.

Khusus pada kunjungan Barack Obama ke Indonesia November 2010 ini hal unik dan menarik untuk diamati adalah adanya iklan-iklan dari Kedutaan besar Amerika Serikat di media besar, salah satunya yang saya lihat adalah di Kompas.com – ada sebuah iklan ‘Welcome Obama!’ – ya, dari sini ada sebuah asumsi atau dugaan kuat bahwa sebenarnya bisa jadi selama ini memang benar bahwa AS beriklan dan melakukan infiltrasi secara materi agar media-media di Indonesia membuat penting sosok Obama dan Amerika Serikat secara umum.

Bagaimana dengan pemerintah Indonesia sendiri, ya tentu tidak kalah berlebihannya, simak bagaimana pengamanan atau service yang diberikan  seperti yang diberikan Kompas : ‘Pasukan khusus dari tiga matra TNI, yakni Kopassus TNI AD, Detasemen Jala Mengkara TNI AL, dan Detasemen Bravo TNI AU, akan dioperasikan dalam satuan tugas antiteror gabungan, mendukung 13.000 personel gabungan dari Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya.’ – Luar biasa!

Apa sebenarnya agenda dari kunjungan Barack Obama ke Indonesia 9 November 2010 ini (kunjungan pertamanya sejak terpilih sebagai presiden AS)? Menurut Gedung Putih, misi Obama ke Indonesia adalah bukan khusus pada isu Ekonomi seperti kunjungan 3 hari Obama ke India sebelum bertolak ke Indonesia. Misi Obama dan AS dalam kunjungannya ke Indonesia adalah pada isu  politik, pertahanan keamanan dan kebudayaan. Dalam hal kebudayaan, salah satunya sudah dipertegas dan disetting jauh-jauh hari, dengan semakin mengentalkan budaya hormat Indonesia pada Amerika.

sumber :http://goyangkarawang.com

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s