untitled

aneh dalam ku membaca

letih dalam ku berhembus

selalu adanya ketika ku berjalan

sedikitlah beri aku nafas atas do’a yang pernah aku lantunkan

berubah mu jauh dari aku

mungkinkah ia kan dapat ketulusanmu layaknya ketulusanku yang pernah hadir untuk mu

serpih rasa sakit dari segala do’aku kan berlebihan menyakiti ku

layak aku jadi batu tuk kau melangkah indah denganya

tuhan,,sedikitlah beri dia rasa tentang apa yang ku rasa..

aku takkan lagi bisa bernafas merasakan keramaian dalam mataku,,

selalu tersenyum aku kala ku mendengar namanya, dan selalu tetutup aku kala ku dengar bersamanya!!!

andai dia datang sa’at kematianku maka kan lebih indah bila ku berhenti sekarang..

mungkin kan terasa indah bila ku melihatnya masih menangis untukku,,

walau apa yang ku lihat berbeda tempat,,

walau saat ku melihat aku bersandar disamping peti kematianku.